Senin, 14 Desember 2015

Pembuatan Pupuk Organik dan biogas cara hemat yang berwawasan lingkungan

Pada bulan Juni 2013 Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk organik dengan mentor bapak Aprilianus dan geng motor imut Kupang. Ada beberapa Balai perempuan yang ikut serta dalam pelatihan, hal ini sangat positif, mama-mama dapat membuat pupuk organik sendiri tanpa tergantung pupuk pabrik.

Seorang mama anggota Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah  memamerkan sawahnya yang dipupuk organik



Pendidikan Kader Dasar Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah

           Pendidikan kader Dasar merupakan pendidikan yang diberikan untuk anggota sebagai kader Koalisi Perempuan Indonesia, dalam organisasi Koalisi Perempuan Indonesia terdapat pendidikan berjenjang yaitu Pendidikan Kader Dasar (PKD), Pendidikan Kader Menengah (PKM) dan Pendidikan Kader Lanjut (PKL).

          Pendidikan Kader Dasar dilaksanakan selama 3-4 hari di Balai Perempuan dengan sistem pendidikan orang dewasa (pedagogi) yang sangat komunikatif dan mengundang semua peserta untuk terlibat di dalamnya karena Koalisi Perempuan Indonesia meyakini bahwa setiap orang memiliki potensi sendiri-sendiri. Pendidikan kader dasar di maksudkan agar kader  lebih memahami Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi, isu terkini di Balai perempuan , kepemimpinan dan perjuangan perempuan, membuat analisa sosial dan pengetahuan tentang advokasi.

                                     Pendidikan kader dasar di salah satu Balai Perempuan
                                                     mari belajar bersama



Merenda asa dari Balai Perempuan

Selamat datang di Balai Perempuan, ini adalah kesatuan anggota Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi  yang berada di tingkat desa, sedangkan cabang merupakan kumpulan dari beberapa Balai Perempuan. Balai perempuan Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah ada di banyak desa seperti BP Maju tak Gentar di desa Manurara, BP Gogali di Makatakeri, BP Namu Oli di desa Umbu Pabal Selatan, BP Anakalang desa Anakalang, BP Kabelawuntu, BP di desa Mamboro, BP di Dameka, BP di Umbu Pabal, BP di katikuloku, BP di desa Pondok, BP di Lawonda berikutnya akan menyusul lebih banyak lagi balai perempuan.

                   Foto bersama di rumah menara setelah kegiatan Balai perempuan

Tujuan dibentuknya Balai perempuan adalah sebagai sarana untuk berorganisasi dan belajar mengemukakan pendapat, belajar musyawarah, belajar menghargai sesama dan mewujudkan mimpi bersama untuk kemajuan perempuan Sumba Tengah.

Kegiatan rutin

Kegiatan rutin di Balai perempuan terdiri dari rembug balai perempuan, pertemuan rutin balai perempuan setiap bulan sekali dan kegiatan peningkatan kapasitas anggota seperti membuat pupuk organik, pemanfaatan kotoran ternak untuk bahan bakar, pengolahan makanan berbahan dasar lokal, pelatihan pemilih cerdas, pelatihan kepemimpinan perempuan, dialog perlindungan sosial, pelatihan mengetik dan kegiatan lain yang diusulkan anggota.

                                              Pertemuan rutin di balai desa

Iuran
sebagai sebuah organisasi Koalisi Perempuan Indonesia adalah milik bersama, untuk mengembangkan organisasi di balai perempuan para anggota iuran bulanan sebanyak Rp.1000 untuk membuat kegiatan bersama, biasanya dikumpulkan ketika pertemuan rutin. 

Maju bersama kembangkan diri

Balai Perempuan merupakan sarana yang efektif bagi perempuan untuk membincangkan isu atau masalah yang sedang dihadapi bersama, bukan tempat curhat tapi tempat mencari pemecahan bersama misalnya harga bahan pokok naik, sebagai anggota Koalisi Perempuan Indonesia untuk menghadapi ini bisa dengan mengembangkan pangan lokal seperti ubi dan jagung sebagai bahan pengganti beras sehingga kita tidak sampai kekurangan bahan makanan, bahkan melalui balai perempuan ada banyak informasi yang diberikan misalnya pendidikan yang baik, info beasiswa bidikmisi untuk anak-anak, gerakan merawat alam dengan tanam pohon, akses informasi perlindungan sosial, cara peningkatan kapasitas perempuan, isu untuk pengusulan di Musrembangdes dan sebagainya.

                          Pertemuan rutin di balai perempuan bisa di mana saja

SEJARAH KOALISI PEREMPUAN INDONESIA CABANG SUMBA TENGAH


             Berangkat dari perjuangan akan kemajuan perempuan di Sumba Tengah, maka perempuan Sumba Tengah bersama-sama berorganisasi untuk menumbuhkan saling peduli untuk memajukan perempuan, Koalisi Perempuan Indonesia di Sumba Tengah merupakan Cabang dari Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi yang strukturnya dari tingkat Balai Perempuan di desa/kelurahan hingga tingkat nasional. Koalisi Perempuan Indonesia itu sendiri telah berdiri sejak tanggal 18 Mei 1998 di Jakarta dan dikukuhkan melalui Konggres I Koalisi Perempuan Indonesia di Jogjakarta pada tanggal 17 Desember 1998. Visi yang dibangun oleh Koalisi Perempuan Indonesia adalah Terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender menuju masyarakat yang demokratis, sejahtera dan beradab.
        Berdiri pada tanggal 27 Maret 2013 melalui Konferensi Cabang ( Konfercab) Sumba Tengah, terpilih sebagai Sekretaris Cabang yaitu Oki Rambu Padu. Adapun Dewan Kelompok Kepentingan ada 3 dewan yaitu Dewan kelompok kepentingan Informal dijabat Yustina Rambu Kareri Toga, Dewan Kelompok kepentingan Perempuan petani dijabat Agustin Pajji Jiara dan Dewan kelompok kepentingan Ibu Rumah Tangga oleh Sri mastoeti, konferensi cabang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali untuk memilih kepengurusan di tingkat cabang.

Keanggotaan
keanggotaan Koalisi Perempuan Indonesia syaratnya adalah perempuan,siapapun boleh mendaftar. Anggota muda 15-18 tahun, anggota penuh 18 tahun keatas. Adapun laki-laki merupakan sahabat Koalisi Perempuan Indonesia dalam perjuangannya. Saat ini Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah telah memiliki 500san anggota yang tersebar di Balai Perempuan yang merupakan satuan komunitas, atau kelompok kepentingan di tingkat desa, Saat ini telah ada banyak Balai perempuan di Sumba Tengah yaitu di desa Anakalang, desa Umbu Pabal Selatan, desa Kabelawuntu, desa Manurara, desa Dewajara, desa Pondok, desa Lawonda, Mamboro, desa Makatakeri, desa Dameka, Umbu Pabal serta beberapa desa lainnya. Perjuangan yang hendak di wujudkan Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sumba Tengah yaitu memajukan perempuan Sumba Tengah dengan memegang nilai-nilai anti kekerasan, berwawasan lingkungan, kebebasan, menghargai keberagaman, menjunjung kejujuran, kemandirian, kepedulian, kerakyatan, kesetaraan, keterbukaan, persamaan, persaudaraan sesama perempuan dan solidaritas.

anggota bisa berasal dari segala usia serta berbagai latar belakang, keberagaman merupakan salah satu nilai Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi